Dinamika Bola Terlempar: Kecepatan Awal, Waktu, dan Jarak Maksimum

Untuk menyelesaikan masalah ini, kita dapat menggunakan prinsip energi mekanik (energi kinetik dan potensial gravitasi) serta kinematika gerak parabola.
a. Massa bola (m): 0,08 kg
b. Energi kinetik maksimum (KE_max): 36 J
c. Sudut lemparan (θ): 60°

Kita dapat memecahkan masalah ini dalam beberapa langkah:

a. Kecepatan Awal (v₀):

Energi kinetik maksimum pada ketinggian maksimum adalah hasil dari energi kinetik awal yang kemudian dikonversi menjadi energi potensial gravitasi. Oleh karena itu, kita dapat menyusun persamaan:

max=1202

Sekarang kita dapat menyelesaikan persamaan tersebut untuk mencari 0:

36J=12×0.08kg×02

02=36J×20.08kg

02=900J/kg

0=30m/s

b. Waktu untuk Mencapai Ketinggian Maksimum:

Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai ketinggian maksimum pada gerak parabola dapat dihitung dengan rumus:

max=0sin

max=30m/s×sin609.8m/s2

max1.53s

c. Jarak Horizontal Maksimum:

Jarak horizontal maksimum (range) dapat dihitung menggunakan rumus:

=02sin2

=(30m/s)2sin1209.8m/s2

(30m/s)2×329.8m/s2

900m/s×329.8m/s2

900m/s×329.8m/s2

900×0.8669.8

779.49.8

79.59m

d. Kecepatan pada Saat =2 detik:

Kecepatan pada saat =2 detik dapat dihitung menggunakan komponen horizontal dan vertikal dari kecepatan awal. Komponen horizontal kecepatan konstan, sedangkan komponen vertikal mengikuti gerak parabola dengan percepatan gravitasi.

Komponen horizontal: 0=0cos

Komponen vertikal: 0=0sin

=0=30m/scos60

=30×12

=15m/s

=0

=30m/ssin609.8m/s2×2s

=30×3219.6

4.74m/s

Kecepatan pada saat =2 detik:

2+2

(15m/s)2+(4.74m/s)2

225+22.4976

247.4976

15.72m/s

Jadi, hasil akhirnya adalah: a. 0=30m/s b. max1.53s c. 79.59m d. 15.72m/s pada saat =2 detik.

Related Posts: